Minggu, 29 Desember 2013

Him! :')



Aku tak menyangka bahwa hari itu adalah hari terakhir kita bersama.
Hari terakhir dimana kau menciumku, hari terakhir dimana kita berbagi tawa dan bertingkah seperti anak kecil.
Aku tak ingin kehilangan mu! Aku tak ingin kau pergi!
Salah ku.. Ya memang salahku.

Jika aku tidak mau kehilangan orang yang Aku cintai maka aku harus menjaga nya agar Ia yang ku cinta tidak pergi meninggalkan ku!

Tapi lihat apa yang aku lakukan! Lihat sekarang! Aku menghancurkan segalanya, Aku membiarkan nya pergi. Aku membuat Ia membenci ku! Ulahku, salahku! Aku patut mendapatkan aa yang seharusnya aku terima.

Tuhan, aku ingin dia! Aku ingin bersamanya lagi. Tetapi kenapa? Kenapa selalu ku goreskan luka di hatinya?
Belum pernah aku dicinta dan mencinta seperti ini. Aku tak pernah memikirkan betapa dalamnya cintamu yang ku pikirkan hanya ego ku saja.

Aku ingin berada di pelukan nya, mencium aroma tubuhnya dan melepaskan tangisku di pundak nya. Aku ingin merasakan kasih sayang nya, rasa cinta nya. Tapi apa yang bisa aku lakukan aku tak pernah bisa membuatnya bahagia.
Aku merindukan nya sangat merindukan nya. Apakah semua ini bisa diperbaiki lagi? Ku rasa tidak. Gelas yang jatuh dan pecah tidak akan kembali utuh hanya dengan kau meminta maaf.
Untukmu pria terhebatku, Memon BP :’) :’)