Dia indah meretas gundah
Dia yang selama ini ku nanti
Pembawa sejuk, pemanja rasa
Dia yang selalu ada untukku
Di dekatnya aku lebih tenang
Bersamanya jalan lebih terang
Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku
Berdua kita hadapi dunia
Kau milikku ku milikmu kita satukan tuju
Bersama arungi derasnya waktu
Kau milikku, ku milikmu
Kau milikku, ku milikmu
Di dekatnya aku lebih tenang
Bersamanya jalan lebih terang
Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku
Berdua kita hadapi dunia
Kau milikku ku milikmu kita satukan tuju
Bersama arungi derasnya waktu
Bila di depan nanti
Banyak cobaan untuk kisah cinta kita
Jangan cepat menyerah
Kau punya aku, ku punya kamu, selamanya akan begitu
Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku
Berdua kita hadapi dunia
Kau milikku ku milikmu kita satukan tuju
Bersama arungi derasnya waktu
Kau milikku, ku milikmu
Kau jiwa yang selalu aku puja..
Senin, 28 April 2014
Andaikan Kau Datang
Dalam keadaan galau gini, gue dapet lagu ini karna referensi dari kakak gue. kebetulan waktu hari minggu, gue boring dan bermain suatu game disuatu sosmed. dan kakak gue yang jadul abis itu minta di download-in sebuah lagu dari Ruth Sahanaya. buat kamu yang ada dihati aku, kamu yang berdomisili di Jakarta selatan, kamu yang anaknya papa Muji dan mama Ita yang tukang kentutin aku dan hobi banget ganggu kalo gue lagi tidur. this song, makna nya buat eloh!!!
Terlalu indah dilupakan
Terlalu sedih dikenangkan
Setelah aku jauh berjalan
Dan kau ku tinggalkan
Betapa hatiku bersedih
Mengenang kasih dan sayangmu
Setulus pesanmu kepadaku
Engkau kan menunggu
Andaikan kau datang kembali
Jawaban apa yang kan ku beri
Adakah cara yang kau temui
Untuk kita kembali lagi
Bersinarlah bulan purnama
Seindah serta tulus cintanya
Bersinarlah terus sampai nanti
Lagu ini...ku...akhiri
Na...na...na...
Na...na...na...
Terlalu indah dilupakan
Terlalu sedih dikenangkan
Setelah aku jauh berjalan
Dan kau ku tinggalkan
Betapa hatiku bersedih
Mengenang kasih dan sayangmu
Setulus pesanmu kepadaku
Engkau kan menunggu
Andaikan kau datang kembali
Jawaban apa yang kan ku beri
Adakah cara yang kau temui
Untuk kita kembali lagi
Bersinarlah bulan purnama
Seindah serta tulus cintanya
Bersinarlah terus sampai nanti
Lagu ini...ku...akhiri
Na...na...na...
Na...na...na...
Sabtu, 26 April 2014
You're still the one
Saat pertama kumelihatmu, kulihat cinta.
Dan pertama kali kau menyentuhku, kurasakan cinta.
Dan sampai saat ini, kau masih satu-satunya yang kucinta
Sepertinya kita telah berhasil.
Lihat seberapa jauh kita telah sampai, sayangku
Kita mungkin menempuh jalan panjang
Kita tahu kita kan sampai di sana suatu saat nanti
Mereka bilang, "Aku bertaruh mereka takkan berhasil"
Namun, lihatlah kita tetap bertahan
Kita masih bersama, makin kuat.
Kau masih satu-satunya tempatku mengadu
Satu-satunya yang kumiliki
Kau masih satu-satunya yang kuingin seumur hidup
Kau masih satu-satunya yang kucinta
Satu-satunya yang kuimpikan
Kau masih satu-satunya yang kukecup menjelang tidur
buat kamu yang anggep aku main main, ini serius cuma sama kamu doang mon aku pernah berjuang. aku harap gada lagi kesalah pahaman, tapi semuanya terlambat. tenang aja kamu masih jadi yang nomer satu di hati aku
Still the one
Kamu..
Ciptaan tuhan yang paling
indah yang pernah ku kenal. Sudah sangat lama kita kenal dan saling
bersama-sama. Tentunya aku akan sangat merindukan saat-saat itu. Sayang, aku
tau betapa bodohnya aku menyakitimu, menggoreskan luka yang dalam dihatimu yang
penuh kasih.
Waktu hanya lah waktu, ia
tidak akan pernah berhenti berjalan. Ia tidak akan pernah berhenti sekeras
apapun asa mu untuk menghentikan waktu dan memperbaiki kesalahan dimasa silam.
Sayang,
aku ingin memperbaiki semuanya. Aku ingin menjadikan nya indah kembali, hanya
aku dan kamu dalam lingkup kita yang kecil namun penuh kebahagiaan. Tapi,
sepertinya kau sudah lelah untuk tetap berada disampingku dan mencintaiku penuh
dengan rasa sakit. Mungkin kau tak bisa lagi untuk memaafkan segala kebodohan
yang ku perbuat.
Kau seperti malaikat. Putih
bersih dan tulus, kau masih memberiku kesempatan namun apa yang terjadi? Sepertinya
usaha ku belum terlihat sehingga kau mengatakan ‘jalani saja masing-masing’. Aku
tak tahu, aku bingung aku harus bagaimana? Apa yang akan ku lakukan tanpamu
disampingku? Tanpamu yang selalu membimbingku.
Aku teramat sangat
mencintaimu namun sepertinya aku sudah sangat melukai hatimu. Sayang, apakah
kau ingat kita telah membuat dan merencanakan mimpi kita? Aku tidak akan pernah
menghancurkan mimpiku sendiri sayang.
Maaf, aku belum bisa
menjadi yang terbaik untuk mu. Maaf jika banyak goresan luka yang aku berikan
kepadamu. Ku harap kau tak melupakan ku dan masa masa bahagia kita berdua. Sayang,
aku mencintaimu and ur still the one that I loved.
Memon, tulisan ini dari
wanita yang membuat kau pergi. Maafkan aku
Langganan:
Komentar (Atom)