Kamu..
Ciptaan tuhan yang paling
indah yang pernah ku kenal. Sudah sangat lama kita kenal dan saling
bersama-sama. Tentunya aku akan sangat merindukan saat-saat itu. Sayang, aku
tau betapa bodohnya aku menyakitimu, menggoreskan luka yang dalam dihatimu yang
penuh kasih.
Waktu hanya lah waktu, ia
tidak akan pernah berhenti berjalan. Ia tidak akan pernah berhenti sekeras
apapun asa mu untuk menghentikan waktu dan memperbaiki kesalahan dimasa silam.
Sayang,
aku ingin memperbaiki semuanya. Aku ingin menjadikan nya indah kembali, hanya
aku dan kamu dalam lingkup kita yang kecil namun penuh kebahagiaan. Tapi,
sepertinya kau sudah lelah untuk tetap berada disampingku dan mencintaiku penuh
dengan rasa sakit. Mungkin kau tak bisa lagi untuk memaafkan segala kebodohan
yang ku perbuat.
Kau seperti malaikat. Putih
bersih dan tulus, kau masih memberiku kesempatan namun apa yang terjadi? Sepertinya
usaha ku belum terlihat sehingga kau mengatakan ‘jalani saja masing-masing’. Aku
tak tahu, aku bingung aku harus bagaimana? Apa yang akan ku lakukan tanpamu
disampingku? Tanpamu yang selalu membimbingku.
Aku teramat sangat
mencintaimu namun sepertinya aku sudah sangat melukai hatimu. Sayang, apakah
kau ingat kita telah membuat dan merencanakan mimpi kita? Aku tidak akan pernah
menghancurkan mimpiku sendiri sayang.
Maaf, aku belum bisa
menjadi yang terbaik untuk mu. Maaf jika banyak goresan luka yang aku berikan
kepadamu. Ku harap kau tak melupakan ku dan masa masa bahagia kita berdua. Sayang,
aku mencintaimu and ur still the one that I loved.
Memon, tulisan ini dari
wanita yang membuat kau pergi. Maafkan aku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar